cara rutin melakukan medical check up (MCU)

Kesehatan merupakan harta manusia yang paling berharga. Sayangnya banyak orang yang baru memahami hal tersebut saat sudah terserang penyakit. Padahal upaya pengobatan bisa memakan biaya, proses dan waktu yang lebih besar dibandingkan dengan melakukan upaya pencegahan. Pencegahan bisa dilakukan sebagai pola hidup sehat atau dengan cara rutin melakukan medical check up (MCU) sehingga jika tubuh mulai mengalami masalah, bisa terdeteksi sedini mungkin sehingga pengobatan bisa dilakukan dengan segera dan minimal.

Sekarang ini hampir semua rumah sakit memiliki fasilitas untuk melakukan MCU. Selain di rumah sakit, Anda juga bisa melakukan MCU ini di laboratorium kepercayaan keluarga. MCU sendiri merupakan serangkaian pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan tujuan mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Ada banyak jenis MCU yang bisa dilakukan untuk disesuaikan dengan riwayat kesehatan seseorang dan keluarganya. Dalam hal ini MCU bersifat sebagai tindakan pencegahan sehingga jangan menunggu hingga sakit untuk melakukannya secara rutin.

Saat Anda melakukan MCU, berikut ini adalah jenis-jenis pemeriksaan yang bisa dilakukan oleh tenaga medis:

1. Pemeriksaan fisik.
Pemeriksaan fisik merupakan pemeriksaan yang pertama dilakukan saat MCU. Pemeriksaan meliputi berat badan, tinggi badan, denyut nadi, kulit, nafas hingga pemeriksaan organ genital dan dubur jika dibutuhkan.

2. Pemeriksaan radiologi.
Pemeriksaan menggunakan sinar X seperti foto rontgen untuk mengetahui kondisi di dalam tubuh.

3. Pemeriksaan elektrodiagram.
Sering disingkat dengan EKG, pemeriksaan ini mencatat kerja jantung dan otot jantung sehingga bisa mendeteksi jika ada masalah.

4. Pemeriksaan laboratorium.
Ada banyak sekali pemeriksaan laboratorium yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan manusia sesuai dengan jenis organ yang ingin diperiksa. Dalam medical check up, umumnya pasien akan diminta untuk memilih mana jenis pemeriksaan lab yang ingin dilakukan atau sesuai dengan petunjuk dokter umum yang memeriksa terlebih dahulu. Namun untuk MCU lengkap, pemeriksaan bisa dilakukan dengan lebih menyeluruh. Berikut ini adalah jenis pemeriksaan lab yang rutin dilakukan:

Pemeriksaan urine.
Pemeriksaan darah.
Pemeriksaan tinja.

5. Pemeriksaan kolesterol dan gula darah.
Jenis pemeriksaan ini tidak dilakukan menggunakan uji lab karena sekarang ini sudah ada alat bantu yang memudahkan tenaga medis untuk melakukannya. Hanya menggunakan sample darah dari jari, kolesterol, gula darah dan asam urat bisa diperiksa dengan cepat.

6. Pemeriksaan organ vital wanita.
Wanita memiliki jenis penyakit kronis tertentu yang bisa dicegah lebih dini dengan pemeriksaan organ vital. Penyakit kanker rahim dan mulut rahim bisa diperiksa dengan tindakan pap smear sedangkan untuk kanker payudara bisa diperiksa dengan tindakan mamografi.

7. Pemeriksaan paru.
Pemeriksaan paru ditujukan untuk melihat fungsi paru dan kesehatannya. Ada atau tidak cairan di dalamnya, volume paru dan difusi paru.

Untuk persiapan sebelum melakukan MCU, Anda sebaiknya melakukan puasa di malam sebelum pemeriksaan. Hal ini terutama untuk Anda yang akan melakukan pemeriksaan lab darah dan pemeriksaan gula darah. Selain itu bawa obat-obatan yang selama ini dikonsumsi sehingga akan memudahkan dokter melakukan pemeriksaan hasil lab nantinya. Jika rutin melakukan MCU, bawa juga hasil MCU sebelumnya seperti hasil foto rontgen dan hasil lab untuk bahan perbandingan. Dengan melakukan medical check up secara rutin, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendeteksi masalah kesehatan lebih dini sehingga dapat mengobati penyakit yang ada dengan lebih mudah dan cepat.